Salam Sejahtera Warga
DJonggole Sekalian.. :)
Semoga wargaku selalu diberikan kesehatan oleh-Nya..
Pada postingan sebelumnya, saya telah berceloteh tentang fungsi umum ginjal, masalah yang sering muncul pada ginjal, dan beberapa hubungan ginjal dengan organ lainnya. Pada postingan kali ini, saya akan menambahkan hubungan-hubungan ginjal denga kandung kemih dan ureter. Ceck This Out..
Ginjal, Kandung Kemih, dan Saluran Kemih
Seperti yang kita tau ginjal merupakan organ sekretori (organ yang mengeluarkan). Organ ginjal juga berperan dalam mengatur tekanan darah, menyaring darah,dan menciptakan hormon. Sedangkan kandung kemih berfungsi menerima limbah dari ginjal, yang sering kita sebut urin.
Ginjal
Ginjal terdiri dari dua bagian. Ginjal ini memiliki bentuk seperti biji kacang mede, pada orang dewasa, dimensinya dengan panjang sekitar 12 cm, lebar 5 cm, tebalnya 3 cm, dan berat sekitar 150 gr. Organ ini terletak sekitar pertengahan tubuh, di bawah diafragma setiap sisi tulang belakang.
Setiap ginjal diterdapat saluran ekskretoris, ureter, yang menghantarkan urin ke kandung kemih. Aliran ini bersifat terus menerus (kontinyu). Sedangkan jumlah urin yang dihasilkan tergantung pada apa yang kita makan dan minum, untuk aktifitas kita.
Kandung Kemih
Di dalam kandung kemih terdapat empat lapisan. Diantaranya:
lapisan dalam berupa membran,
lapisan berikutnya terdiri dari saraf dan pembuluh darah,
lapisan ketiga merupakan otot polos kandung kemih yang disebut detrusor, dan
lapisan luar kandung kemih.
Urine datang dari ginjal melalui saluran kemih (ureter), selanjutnya kandung kemih mengalami distensi (proses penumpukan) dalam jaringan yang elastis: inidisebut fase pengisian. Pada tingkat mengisi tertentu, kita akan merasa perlu untuk pergi ke kamar mandi: inilah yang disebut kebelet pipis.
Ureter (Saluran Kemih)
Urin dikeluarkan dari kandung kemih dan tubuh melalui uretra, pada pembukaan sfingter (sebuah struktur berotot yang mengatur pembukaan dan penutupan saluran kemih). Uretra melewati otot terstruktur, yang membentuk di dasar panggul. Uretra dapat menutup atau membuka sesuai perintah sfingter uretra. Pada pria, uretra ini memiliki panjang sekitar 20 cm. Mulai dari kandung kemih sampai melewati lubang pada penis. Sedangkan pada wanita, uretra lebih pendek, sekitar 4 cm. Dari kandung kemih sampai vulva. Baca juga: Penyakit-Penyakit Infeksi Saluran Kemih
Menjaga Kesehatan Ginjal, Kantung Kemih, dan Ureter
Mulailah dengan menjalalankan gaya hidup sehat, seperti rajin berolah-raga, kurangi meroko, hindari meminum minuman yang merusak ginjal (mengandung alkohol, soda, dll), dan memperbanyak makan makanan sehat (buah dan sayuran), meninggalkan cepat saji, serta membiasakan diri meminum air putih 8 liter per-hari. Ketika hal ini dilakukan, dampaknya bukan hanya pada ginjal, kandung kemih, dan ureter saja, tetapi juga dapat menjaga kesehatan organ-organ tibuh kita lainnya, seperti hati, lambung, paru-paru, usus, dan lainnya.
Buah-buahan seperi stroberry, raspberry, cranberry, blueberry, apel, dan ceri, diyakini dapat memperbaiki, menjaga dan meningkatkan fungsi ginjal. Buah-buah tersebut dianjutkan untuk dikonsumsi penderita gangguan saluran kandung kemih dan ginjal, atau kita semua yang ingin memiliki saluran ginjal yang sehat. Selain buah-buah tersebut, terdapat pula sayuran yang memiliki khasiat sama. Sayuran itu seperti kembang kol, bawang merah, bawang putih, dan paprika merah dianggap memiliki kandungan yang mampu meningkatkan fungsi saluran kemih kita.
Demikianlah artikel tentang Mengenal Fungsi Ginjal: Ginjal, Kantung Kemih, dan Uretra. Semoga bermanfaat untuk warga
Djonggole sekalian. Salam hidup sehat.. :)